MEMILIH KITAB TAFSIR QUR’AN TERPERCAYA

MEMILIH KITAB TAFSIR QUR’AN TERPERCAYA

Disusun oleh : Abu Ismail Muslim Al Atsary

KITAB-KITAB TAFSIR TERPERCAYA

Kenyataan membuktikan bahwa tidak semua kitab tafsir al Qur’an dapat dijadikan rujukan dan terpercaya. Hal ini telah dinyatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu ta’ala dengan perkataan beliau :

“Telah ma’lum ,sesungguhnya di dalam kitab-kitab tafsir terdapat sangat banyak nukilan DUSTA atas nama IBNU ABBAS Rodhiyallahu anhu, yaitu dari riwayat al-Kalbi dari Abu Shalih dan lainnya.

Sehingga penukilan itu haruslah dinyatakan kesahihannya agar hujjah menjadi tegak.Maka hendaklah MERUJUK kitab-kitab tafsir yang disebutkan penukilan didalamnya ,seperti : Tafsir Muhammad Ibnu Jarir ath-Thabary. Yang didalamnya beliau menukilkan perkataan salaf DENGAN ISNADNYA. Dan hendaklah dibandingkan dengan tafsir Muqatil dan al-Kalbi.

Sebelum tafsir Ath-Thabary sudah ada tafsir Baqi bin Mikhlad al-Andalusi, Abdurrahman ibnu Ibrahim Duhaim Asy-Syami, Abd. Bin Humaid al-Kasyi, dan lain-lainnya, jika tidak sampai kepada tafsir Imam Ishaq bin Ruhawaih, tafsir Imam Ahmad bin Hambal dan imam-imam lainnya. Yang mereka itu adalah penduduk dunia yang paling mengetahui tafsir yang benar dari Nabi Shalallahu alaihi wa sallam dan riwayat-riwayat sahabat serta tabi’in di dalam masalah ushul (pokok-pokok agama) dan furu’ (cabang-cabang agama) dan ilmu-ilmu yang lain.” (Majmu’ Fatawa VI/389) Continue reading

Advertisements

Tafsir, Keutamaan dan Macam-macamnya

Tafsir, Keutamaan dan Macam-macamnya 

Oleh : Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah  

Ingin tahu tafsir Al-Qur’an? Sebarapa penting ilmu ini dan keutamaan-keutamaannya? Artikel berikut akan membahas pengantar dari macam-macam ilmu Tafsir Al-Qur’an.

Sesungguhnya hal yang paling berhak diperhatikan ilmunya dan dicapai puncak ma’rifatnya, adalah ilmu yang diridhoi Alah dan yang menunjukkan jalan yang benar kepada pemiliknya. Yang itu semua terdapat dalam Kitabullah, yang tidak ada keraguan sedikitpun di dalamnya. Turun dari-Nya tanpa kebimbangan di dalamnya. Continue reading

TAFSIRAN TAUHID DAN SYAHADAT LAA ILAHA ILLA ALLAH

TAFSIRAN TAUHID DAN SYAHADAT LAA ILAHA ILLA ALLAH

Oleh : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rohimahullah

Firman Allah Ta’ala: 

أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا

“Artinya : Orang-orang yang diseru oleh kaum musyrikin itu, mereka sendiri senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan mereka, siapa diantara mereka yang lebih dekat (kepadaNya), dan mereka mengharapkan rahmat-Nya serta takut akan siksa-Nya, sesungguhnya siksa Tuhanmu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti.” [Al-Isra’: 57] 

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لأبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي بَرَاءٌ مِمَّا تَعْبُدُونَ

إِلا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ

“Artinya : Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapak dan kaumnya; Sesungguhnya aku melepaskan diri dari segala apa yang kamu sembah, kecuali Allah saja Tuhan yang telah menciptakan aku, karena hanya Dia yang akan menunjukiku (kepada jalan kebenaran).” [Az-Zukhruf: 26-27] 

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لا إِلَهَ إِلا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Artinya : Mereka, menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah, dan (mereka mempertuhankan pula) Al-Masih putera Maryam, padahal mereka itu tiada lain hanyalah diperintahkan untuk beribadah kepada Satu Sembahan, tiada Sembahan yang haq selain Dia. Maha Suci Allah dari perbuatan syirik mereka.” [At-Taubah: 31] Continue reading

Tafsir Ayat Kursi

Tafsir Ayat Kursi 

Keutamaan Ayat Kursi

Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain. Surat yang paling agung adalah surat al-Fatihah, sedangkan ayat yang paling agung adalah ayat kursi, yaitu di surat Al-Baqarah, ayat 255. Yang akan kita pelajari bersama dalam kesempatan ini adalah ayat kursi.

Ubay bin Ka’b radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

“Wahai Abul Mundzir (gelar kunyah Ubay), tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”

Aku menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”

Beliau berkata, “Wahai Abul Mundzir, Tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”

Aku pun menjawab,

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

Maka beliau memukul dadaku dan berkata, “Demi Allah, selamat atas ilmu (yang diberikan Allah kepadamu) wahai Abul Mundzir.” (HR. Muslim no. 810) Continue reading

%d bloggers like this: