Tahayul, Bid’ah, Syirik dan Khurafat

Tahayul, Bid’ah, Syirik dan Khurafat


BEBERAPA KHURAFAT, TAHAYUL , BID’AH DAN SYIRIK
Sebagian masyarakat kita ada yang masih memperycayai hal-hal berikut di bawah ini :

1. Jika tanaman hias tertentu (bunga sri rejeki) yang ditanam dalam tempat bunga berdaun lebat, dianggap akan dapat rezeki

2. Membuat bubur merah dan putih sebagai syarat dalam suatu upacara supaya sukses.

3. Memasang / menusuk Cabai dan Bawang dengan lidi untuk penolak hujan.

4. Memasang jimat-jimat, rajah / wafaq / isim, bertuliskan arab atau lainnya di atas pintu masuk agar segala unsur yang jahat tidak bisa masuk. Atau membawa jimat-jimat.

5. Burung hantu berbunyi sebagai tanda tidak baik…. Kupu-kupu masuk rumah tanda akan ada tamu yang akan datang.

6. Bulu landak, gunting, pisau, cermin, daun jerangau untuk mengusir hantu anak.

7. Memukul benda -benda, nampan, dandang, panci, kentongan, nyiru, dll kalau ada anak yang hilang (katanya disembunyikan mahluk halus), atau kalau ada gerhana.

8. Kunang-kunang penjelmaan kuku mayat.

9. Jika kulit bergerak (kedutan dibawah mata dll) menandakan ada sesuatu yang akan terjadi.

10. Jika kendaraan membawa mayat, atau menabrak kucing akan sial.

11. Rumah yang dibangun salah letak, tidak sesuai arah feng sui akan menimbulkan kesialan.

12. Salah memberi nama pada anak menyebabkan sering sakit. Atau wajahnya sama dengan orang tuanya si anak harus dijual pura-pura (lewat upacara).

13. Jika perempuan makan pisang kembar, anaknya nanti kembar.

14. Perempuan hamil /ngidam tidak boleh makan sembarangan, seperti kepiting nanti jalannya atau usahanya selalu mundur, sebab kepiting jalannya mundur dll. Kalau anak balita air liurnya selalu ngeces (menetes), berarti ibunya waktu ngidam dulu ada yang tidak kesampaian keinginannya.

15. Jika seseorang tersedak, tergigit lidah atau tergigit bibir, tandanya ada orang yang membicarakan dia.

16. Tangan kanan gatal, akan dapat uang.

17. wanita hamil dilarang keluar di saat terjadi gerhana.

18. Suara burung Gagak tanda kesialan/ada yang mau meninggal

19. Masuk ketempat yang angker/ hutan/lembah, izin dulu kepada datuk/mahkluk penguasanya.

20. Hataman Al-Quran dengan Telor-telor yang dihiasi.

21. Anak lahir bulan safar harus ditimbang dengan buah-buahan atau lain-lain.

22. Anak laki-laki lahir diberi anting-anting emas sebelah kalau kakaknya meninggal.

23. Supaya anak cepat berjalan, kakinya dipukul dengan sejenis ikan, atau pelepah pisang.

24. Anak kecil diberi kapur di dahi (kening) atau dibelakang kuping, diberi arang bekas kuali, kunyit agar tidak kesindiran.

25. Menghambur Beras Kuning pada acara –acara yang dianggap sakral

26. Memberi lampu penerangan pada ari-ari, tembuni bayi yang baru lahir. Dan memberi garam, merica, bahkan buku dan pensil di dalam tembuni.


Anwar Baru Belajar

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,761 other followers

%d bloggers like this: