Sebuah Catatan : “Mutiara Nasihat”

Berbahagialah…

Oleh : Ukhtuna Shofiyyah Khairunnisa

Berbahagialah wahai salafiyin…..

Berbahagialah Wahai Salafiyin……

Wahai Salafiyin Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang mendahulukan ucapan Allah dan Rasul daripada ucapan selain keduanya, Maka Berbahagialah kalian..…

Ya Berbahagialah kalian… , Kenapa Tidak? Karena kalian adalah orang-orang yang mengikuti jalan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam dan jalan para sahabatnya, yang menyandarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman salafus shalih yaitu pemahaman generasi pertama umat ini dari kalangan shahabat, tabi’in dan generasi setelah mereka.

Sebagaimana firman Allah subahanahu wa ta’ala :

والسابقون الأولون من المهاجرين والأنصار والذين اتبعوهم بإحسان رضي الله عنهم ورضوا عنه وأعد لهم جنات تجري تحتها الأنهار خالدين فيها أبدا ذلك الفوز العظيم

“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah:100)

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“ Sebaik-baik manusia adalah generasiku kemudian orang-orang setelah mereka kemudian orang-orang setelah mereka.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad)

Maka Berbahagialah kalian …jangan bersedih..

Wahai Salafiyin Sesungguhnya Kalian diatas kebenaran, Maka Berbahagialah kalian….

Ya Berbahagialah kalian…Kenapa Tidak? Karena Allah Subahanahu wa ta’ala berfirman:

(وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا ) [ النساء :115]

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam dan Jahannam itu seburuk- buruk tempat kembali.” (An-Nisa`:115).

—-##—-

Ya sahabat, mulailah kritis terhadap apa-apa yang telah kita usahakan demi menggapai jalan lurus itu. Saat melakukan amalan, tanyakan pada diri sendiri, apakah sudah sesuai dengan ajaran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Sangat riskan sahabat, jika kita melakukan amalan hanya karena orang-orang melakukannya. Yang disebutkan di Surat Al- Imran 31 yang menjadi panutan kita adalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bukanlah orang lain. Beliau adalah sebenar-benar panutan, ini tercermin saat kita melakukan amalan tentunya kita harus yakin bahwa hal itu telah diajarkan oleh beliau. Janganlah berhujjah / berdalil, “saya melakukannya karena si fulan melakukannya.” Bukankah harusnya, “saya melakukannya karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkannya?”
Perdalamlah ilmu agama ya sahabat sehingga kita bisa tau dan tenang bahwa amalan yang kita lakukan benar-benar mendekatkan kita kepada yang kita cintai, Allah Ta’ala. Banyak hadist yang menjadi rujukan kita dalam beramal. Itu tak susah ya sahabat, malah itu membuat kita semakin mengenal jalan yang lurus itu, membuat kita semakin merasakan manisnya iman kepada Allah Ta’ala.
Ya sahabat, berilmulah dulu sebelum beramal. Tak akan rugi menjadi orang yang paham tentang agamanya. Tahukah sahabat bahwa orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah adalah orang-orang yang paham akan ilmu agama / ilmu syar’i?
Dalam ash-Shahiihain dari hadits Mu’awiyah bin Abi Sufyan (wafat th. 78 H) radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan pemahaman agama kepadanya.” [Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (I/306, II/234, IV/92, 95, 96), al-Bukhari (no. 71, 3116, 7312), dan Muslim (no. 1037), dari Shahabat Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiyallaahu ‘anhuma.]

One Response

  1. […] Berbahagialah… Oleh : Ukhtuna Shofiyyah Khairunnisa Berbahagialah wahai salafiyin….. Berbahagialah Wahai Salafiyin…… Wahai Salafiyin Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang mendahulukan ucapan Allah dan Rasul daripada ucapan selain keduanya, Maka Berbahagialah kalian..… Ya Berbahagialah kalian… , Kenapa Tidak? Karena kalian adalah orang-orang yang mengikuti jalan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam dan jalan para sahabatnya, yang menya … Read More […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: