MUFTI MESIR : WISH MERRY CHRISTMAS

MUFTI MESIR : WISH MERRY CHRISTMAS


Sungguh amat menyedihkan sekali, dalam rangka untuk mempromosikan dialog antarkeyakinan dan mengilangkan gap antara Kristen – Islam serta menghilangkan stigma Islam ekstrem, 138 tokoh Islam menandatangani surat terbuka ucapan natal dan tahun baru kepada clergy (para pendeta) Kristen, termasuk kepada Pope (Paus) Benedict XVI. Di dalam surat tersebut, para tokoh Islam mengucapkan selamat natal dan tahun baru dalam rangka untuk melakukan dialog antarkeyakinan, surat tersebut juga berisi ucapan terima kasih kepada para penguasa Kristen atas respon positif mereka terhadap surat mereka sebelumnya.

Prof. Aref Ali Nayed, salah satu penandatangan surat tersebut mengatakan :

“This is the first time a large group of Muslim scholars from across the schools greet their Christian neighbors,”

“Ini pertama kalinya sejumlah besar kelompok ulama muslim dari berbagai madzhab mengucapkan selamat kepada tetangga Kristen mereka.”

Nayed bahkan juga mengatakan bahwa kaum muslimin selalu mengucapkan natal kepada kaum Kristian sepanjang sejarah.

Ironinya, diantara tokoh Islam yang menandatangani surat ini adalah mufti Mesir, Syaikh Ali Jum’ah dan Mufti al-Quds (Palestina), Syaikh Ikrimah Shabri. Termasuk juga da’i kondang. ‘Amru Khalid yang bukunya bertebaran di tanah air ini. Tidak kalah juga, sufi Amerika Hamzah Yusuf turut ikut serta di dalam menandatangani surat selamat ini. (Lihat sini)

Tentang Mufti Mesir, Syaikh ‘Ali Jum’ah, sebenarnya ini bukan hal yang mengherankan, karena beliau sendiri memperbolehkan seseorang pindah agama (alias murtad) dalam salah satu fatwanya, yang mana fatwa beliau ini dibantah oleh Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkholi. (Lihat Radd ‘ala Fatwa Mufti Mishri ‘Ali Jum’ah Haula Hurriyati Riddah)

DR. Yusuf al-Qordhowi sendiri termasuk jajaran tokoh Islam yang memperbolehkan mengucapkan selamat natal. Beliau berkata :

Maka kami sebagai pemeluk Islam, agama kami tidak melarang kami untuk untuk memberikan tahni’ah kepada non muslim warga negara kami atau tetangga kami dalam hari besar agama mereka. Bahkan perbuatan ini termasuk ke dalam kategori al-Birr (perbuatan yang baik). Sebagaimana firman Allah SWT:

لا ينهاكم الله عن الذين لم يقاتلوكم في الدين ولم يخرجوكم من دياركم أن تبروهم وتقسطوا إليهم إن الله يحب المقسطين

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. Al-Mumtahanah: 8)

Kebolehan memberikan tahni’ah ini terutama bila pemeluk agama lain itu juga telah memberikan tahni’ah kepada kami dalam perayaan hari raya kami.

وإذا حييتم بتحية فحيوا بأحسن منها أو ردوها

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu. Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.(QS. An-Nisa’: 86) [Lihat Jawaban Ustadz Ahmad Sarwat]

Termasuk juga yang memperbolehkan adalah DR. Muhammad Musthofa Zarqo’.

Di tanah air, barisan yang memperbolehkan hal ini adalah JIL dan semua bentuk sekutu pemikirannya. Termasuk pula DR. Quraisy Syihab.

Mengucapkan Selamat Natal Itu Haram

Pendapat yang terkuat dalam masalah ini, dan termasuk aqidah al-Wala` wal Baro’ (Loyalitas dan Disloyalitas) adalah, haram hukumnya mengucapkan selamat natal kepada kaum Kristiani. Karena tahni’ah atau ucapan selamat merupakan bentuk ta’zhim dan penghormatan terhadap syiar paganis kaum Kristiani. Al-Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziyah dalam Ahkâm Ahl adz-Dzimmah :

“Adapun mengucapkan selamat berkenaan dengan syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi mereka adalah HARAM menurut IJMA’ (kesepakatan) para ulama, seperti mengucapkan selamat terhadap Hari-Hari besar mereka dan puasa mereka, sembari mengucapkan, ‘Semoga Hari raya anda diberkahi’ atau anda yang diberikan ucapan selamat berkenaan dengan perayaan hari besarnya itu dan semisalnya. Perbuatan ini, kalaupun orang yang mengucapkannya dapat lolos dari kekufuran, maka dia tidak akan lolos dari melakukan hal-hal yang diharamkan. Ucapan semacam ini setara dengan ucapannya terhadap perbuatan sujud terhadap SALIB bahkan lebih besar dari itu dosanya di sisi Allah. Dan amat dimurka lagi bila memberikan selamat atas minum-minum khamar, membunuh jiwa, melakukan perzinaan dan sebagainya. Banyak sekali orang yang tidak sedikitpun tersisa kadar keimanannya, yang terjatuh ke dalam hal itu sementara dia tidak sadar betapa buruk perbuatannya tersebut. Jadi, barangsiapa yang mengucapkan selamat kepada seorang hamba karena melakukan suatu maksiat, bid’ah atau kekufuran, maka berarti dia telah menghadapi Kemurkaan Allah dan Kemarahan-Nya.”

Pendapat di atas dinukil oleh Faqihuz Zaman Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Majmû’ Fatâwa Fadlîlah asy-Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimîn ( Jilid.III, hal. 44-46, No.403). Beliau juga berpegang dengan haramnya mengucapkan selamat hari natal. [Lihat sini]

Komisi Tetap untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi (Lajnah Daimah Lil Buhuts al-Ilmiyyah wal Ifta`) yang diketuai oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh menyatakan dengan tegas :

“Dilarang bagi umat Islam untuk mengucapkan selamat atas hari raya orang kafir, karena ini menunjukkan sikap rela terhadapnya di samping memberikan rasa gembira di hati mereka.”

Dari Eropa, anggota Dewan Penelitian dan Fatwa Eropa (Al-Majelis Al-Urubi li Al-Buhuts wa Al-Ifta`), Dr. Muhammad Fuad Al-Barrazy, dengan tegas berkata :

”Saya tidak membolehkan untuk memberikan ucapan selamat hari raya kepada mereka (pemeluk agama lain), juga tidak membenarkan untuk saling bertukar hadiah dalam kaitan itu”.

Natal Adalah Warisan Paganis

Tidak ada seorang ilmuan Bibel dan Kristiani yang berbeda pendapat, bahwa Natal tidak pernah dituntunkan oleh Yesus ‘alaihis Salam sendiri maupun para apostles (murid-murid beliau). Bahkan, tanggal 25 Desember sendiri bukanlah kelahiran Yesus, namun merupakan adopsi klenik paganisme dari kelahiran dewa Matahari (Sun-God). Lebih jauh silakan lihat sini)

Kemenangan ajaran paganisme ke dalam ajaran Kristen merupakan suatu hal yang wajib diingkari oleh orang-orang yang beriman dan berakal sehat. Mengucapkan selamat (tahni’ah) natal dan segala bentuk perayaan mereka, merupakan suatu simbol pengakuan keabsahan paganisme Kristiani dan penyelewengan mereka. Cukup syiar kita kepada mereka adalah Lakum Diinukum wa Liya ad-Diin (Untukmu agamamu dan untukku agamaku).

Islam mengimani Isa (dalam lafazh Inggris : Yesus) ‘alaihis Salam dengan pemuliaan yang besar. Islam menyatakan siapa saja dari umat Islam yang tidak mengimani Isa atau merendahkan kedudukannya maka ia kafir murtad dari Islam. Islam tidak mengagungkan Isa melebihi kedudukannya dan memberikan sifat divinitas (ketuhanan) kepadanya atau menganggapnya anak tuhan atau mengklaim beliau adalah satu pribadi dari 3 oknum tuhan (trinitas) sebagaimana klaim Kristen, dan Islam juga tidak merendahkan Isa sebagaimana Yahudi, bangsa kera dan babi menuruh Isa sebagai anak zina.

Janganlah kita takut diberi stigma ekstremis, fundamentalis, puritan, militan atau teroris dan semisalnya. Karena, stigma seperti itu tidak akan memberikan madharat apapun terhadap Islam terutama ahlus sunnah. Tetap tegakkan dakwah, dengan hikmah, yaitu berikan kelembutan pada waktunya dan sikap tegas pada tempatnya. Kita tidak pernah menjual loyalitas dan disloyalitas kita hanya untuk mendapatkan ridha kaum kuffar, atau supaya tidak disematkan stigma-stigma menyesatkan tersebut. Cukup syiar kita kepada mereka adalah Lakum Diinukum wa Liya ad-Diin

Sumber : http://abusalma.wordpress.com/2007/12/24/mufti-mesir-wish-merry-christmas/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: