Download Audio : Ilmu Ushul Bida’ [ Ilmu Pokok-Pokok Bid’ah/ Ilmu Ushul al-Bid’ah ] bersama Al Ustadz Badrusalam Lc.

Download Audio : Ilmu Ushul Bida’  [ Ilmu Pokok-Pokok Bid’ah/ Ilmu Ushul al-Bid’ah ] bersama Al Ustadz Badrusalam Lc.


Dari zaman ke zaman umat Islam senatiasa dilanda fitnah syubhat dalam memahami agamanya. Seolah-olah kita tidak bisa lagi melihat cerminan Islam ditubuh kaum muslimin itu sendiri, karena banyaknya ragam cara beragama yang ditempuh kaum muslimin telah menyimpang jauh dari ajaran Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam.

Salah satu penyebabnya adalah bid’ah yang tersebar luas. Sebagian orang awam yang ingin belajar agamanya sendiri pun tersandung disini.

Untuk anda yang berjiwa hanif, ingin mempelajari dan beragama sesuai tuntunan Nabi Shallallaahu alaihi wa sallam, silakan ikuti Kajian  yang panjang lebar tentang penjelasan ilmu pokok -pokok Bid’ah ( Penjelasan  Kupas Tuntas tentang Akar Bid’ah ) yang dibawakan oleh Ustadz Badrusalam Lc. yang disiarkan melalui Radio Rodja , dimana penjelasan tersebut mengambil faedah dari Buku yang ditulis oleh seorang ‘alim, Syaikh Ali bin Hasan bin Abdul Hamid Al-Halaby murid senior Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah.

Silakan simak kajian yang sangat-sangat penting ini , semoga bermanfa’at

(1). Download bag. 1

Pembahasan:

->Kaidah Umum Bahwa Islam Telah Sempurna dan Makna Bid’ah

Tanya Jawab:

  1. Bagaimana menjawab syubhat maulid, bahwa katanya perayaan maulid berkaitan dengan puasa hari senin ?, dikatakan juga bahwa tidak adanya larangan dalam al-Quran dan as-Sunnah perayaan maulid, dan dikatakan juga bahwa Salahuddin al-Ayyubi lah yang membuat maulid Nabi. Bagaimanakah menjawab syubhat ini ?
  2. Ada yang mengatakan bahwa bolehnya perayaan maulid Nabi tercantum dalam kitab Iqtidho Sirotol Mustaqim karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan dalam kitab manaqib Imam asy-Syafi’i karya Imam Baihaqi ?
  3. Bagaimana dzikir shubuh yang sesuai sunnah ?
  4. Tentang adanya perayaan maulid Nabi yang di dalamnya ada pertunjukan barongsai dan debus ?
  5. Bagaimana tentang pembagian kitab dalam An-Nawawi bahwa bid’ah dibagi menjadi lima, yaitu bid’ah wajib, sunnah, makruh, mubah dan halal ?
  6. Apakah yang dimaksud dengan bid’ah aqidah ?
  7. Mengapa pelaku atau pendakwah bid’ah adalah justru orang-orang yang pintar dalam masalah agama bahkan sekolah di timur tengah ?
  8. Tentang sejarah Shalahuddin al-Ayyubi yang mengadakan maulid Nabi jika dikatakan memang beliau-lah yang memulai mengadakannya? Periode Tabi’ut Tabi’in kapan ?
  9. Apakah arti muamalah secara bahasa atau istilah? karena orang yang melakukan kebid’ahan mengatakan bahwa maulid dan tahlilan itu adalah muamalah.
  10. Ada yang mengatakan bahwa ada bid’ah hasanah, karena adanya pengumpulan al-Quran dalam mushaf ?
  11. Bagaimana dengan pendapat bahwa kita harus mengikuti salah satu ulama saja, agar dia-lah yang bertanggung jawab ?
  12. Tadi dikatakan bahwa “Dasar dalam beribadah adalah haram kecuali ada dalilnya”. Apakah ada dalil tentang kaidah ini dalam al-Quran atau hadits ?
  13. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud kata “kullu” dalam hadits kullu bid’atin dholalah” adalah “sebagian” bukan “setiap” ?

(2). Download bag. 2

Pembahasan:

->Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak sesuai dengan urusan kami, maka ia tertolak.

->Kewajiban mengenal bid’ah dan waspada terhadapnya.

Tanya Jawab:

  1. Bagaimana tentang seorang muslimah yang kita nasehati tetapi justru dia meremehkan nasehat tersebut ?
  2. Apakah patokan cinta kepada Allah dan Rasul itu ?
  3. Bagaimana hukum sujud dengan berdoa setelah salam ketika sholat ?
  4. Bagaimana menyikapi organisasi-organisasi yang ada NU, Muhammadiyah ?
  5. Bagaimanakah batasan-batasan tradisi itu dibolehkan karena ada yang berhujjah bahwa bid’ah yang dilakukan adalah hanya tradisi bukan ibadah ?
  6. Bagaimanakah jika telah terlanjur bernadzar akan berziarah ?
  7. Apakah ada dalil pembagian bahwa bid’ah dibagi menjadi ”bid’ah secara bahasa” dan ”bid’ah secara istilah” ?
  8. Bagaimanakah dizkir dan berdoa ba’da sholat yang sesuai dengan sunnah ?
  9. Nasehat tentang walimah yang syar’i ?

10. Apakah bid’ah hanya dalam ibadah mahdhoh dan tidak dalam ibadah ghoiru mahdhoh?

(3).Downlaod bag. 3:

Pembahasan:

->Sebab-sebab terjadinya bid’ah.

Tanya jawab:

  1. Bagaimana dengan bid’ah hasanah ? Bagaimana mengirim al-fatihah kepada mayyit ?
  2. Tentang pembolehan perayaan maulid oleh da’i ikhwani, dengan dalih bahwa itu adalah hikmah dalam berdakwah.
  3. Bagaimana sikap kita terhadap orang yang melakukan maulid ?
  4. Apakah “kullu dholalatin finnar” termasuk dalam hadits atau hanya tambahan ?
  5. Bagaimanakan meluruskan pemahaman istilah ”sunnah” kepada masyarakat ?
  6. Ada yang mengatakan bahwa Nabi kita hanya menjelaskan pokok-pokok agama, sedangkan cabang-cabang terserah kita ???
  7. Bagaimana hukum mencicil rumah dengan pinjaman yang ada bunganya dengan alasan darurot?
  8. Apakah amalan bid’ah bisa menggugurkan amalan yang lain ?
  9. Bagaimana definisi sunnah ?

10. Seharusnya ahlul bid’ah dan ahlus sunnah tidak usah berdebat karena nanti di akhirat juga akan ketahuan siapa yang benar ??

11. Apakah benar bahwa puasa Nabi Dawud adalah puasa sunnah yang paling afdhol ?

(4). Download bag. 4

Pembahasan:

->Siapakah yang dapat membedakan bid’ah ?

->Sederhana dalam sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bid’ah

->Bid’ah dan niatan baik

(5). Download bag. 5

Pembahasan:

->Pada asalnya hukum ibadah adalah terlarang

->Kaidah bagaimana jika perbuatan tersebut adalah bid’ah

Tanya Jawab:

  1. Bagaimana menyikapi ikhwah yang kembali mengajak ke firqoh.
  2. Benarkah bahwa bid’ah dibagi menjadi 3 ?
  3. Bagaimana menyikapi adanya perayaan ”Asmaul Husna” di lingkungan rumah kita ?
  4. Bagaimana penjelasan hadits: Laa yukminu ahadukum hatta yuhibba li akhihi maa yuhibbu linafsih ?
  5. Ada anggapan bahwa jika kita meluruskan kesalahan seorang yang berselisih pendapat dengan kita, maka dikatakan bahwa ini adalah rahmat !?
  6. Penjelasan bid’ah yang mucul dari faktor waktu, tempat, dan sifat ?
  7. Bagaimana membelanjakan harta yang diamanahkan oleh orang tua untuk berdakwah kepada orang tua sendiri ?
  8. Bagaimana penjelasan kaidah ”sederhana dalam sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bid’ah” ?
  9. Bagaimana hukum gambar-gambar untuk anak-anak, misalnya untuk peragaan sholat atau pengenalan binatang-binatang ?

10. Bagaimana menyikapi kesyirikan dan kebid’ahan di kampung sedangkan kita sendiri takut syubhat mereka dan terjerumus kepadanya ?

11. Bagaimana membedakan perkara ijtihadiyah dan bid’ah ?

12. Bagaimana hukum sholat dibelakang ahlul bid’ah ?

13. Ada syubhat dari orang-orang harokah bahwa orang-orang salaf suka mengatakan bid’ah….sedikit-sedikit bid’ah, karena hal ini bisa menjadikan objek dakwah lari !?

(6). Download bag. 6

Pembahasan:

->Kaidah bagaimana jika perbuatan tersebut adalah bid’ah bag. 2

->Setiap Bid’ah adalah sesat walaupun manusia memandangnya baik

Tanya Jawab

1. Bagaimana dalil berdzikir setelah sholat dengan jumlah tertentu ?

2. Apakah bid’ah jika kita berdzikir ketika berkendara motor ?

(Afwan sesi tanya jawabnya terputus ditengah-tengah)

(7). Download bag. 7

Pembahasan:

-> Setiap kesesatan di dalam neraka

-> Hukum-hukum at-Tarku (meninggalkan)

Tanya Jawab :

  1. Bagaimanakah hukumnya membaca ayat kursi disetiap keadaan ?
  2. Bagaimana dengan menyebut Allah dengan “Gusti Allah” ?
  3. Apakah orang-orang khawarij akan menjadi anjingnya api neraka ?
  4. Bagaimana jika mengetahui dalil tetapi kita belum mampu menyampaikannya ?
  5. Bagaimana penjelasan perkataan bahwa bid’ah lebih dicintai iblis daripada maksiat ? lalu bagaimana jika ada orang yang sholat tetapi melakukan bid’ah dibanding dengan orang yang tidak sholat dan tidak melakukan bid’ah ?
  6. Bagaimana jika ada imam yang memberi waktu sejenak untuk doa qunut untuk menghormati yang menganggapnya sunnah ?
  7. Bagaimana dengan urutan-urutan surat dalam al-Quran ?
  8. Bagaimana jika doa-doa ketika dzikir setelah sholat wajib dilakukan di sholat sunnah ?
  9. Bagaimana dengan bersholawat di hari jumat ?

(8). Download bag. 8

Pembahasan:

-> Tuntunan Salaf dan Beramal dengan Nash-Nash Umum

Tanya Jawab:

  1. Bagaimana sholawat yang shohih ?
  2. Bagaimanakah membedakan antara ibadah yang dikhususkan untuk Nabi saja dengan ibadah untuk kaum muslimin secara umum ?
  3. Bagaimana menyikapi pembacaan sholawat nariyah di sekolah ?
  4. Apakah membaca terjemah al-Quran dalam memahaminya bisa terjerumus kepada ke bid’ahan ?
  5. Bagaimana jika kita melakukan perbuatan yang kita tidak mengetahui bahwa itu bid’ah ?
  6. Apakah ilmu filsafat itu ? dan apakah ada filsafat islam ?
  7. Ada yang mengatakan bahwa hadits 72 golongan masuk neraka itu hadits yang dhoif, dimanakah kesahan mereka yang mengatakan ini?
  8. Bolehkah tawassul dengan Nabi ?
  9. Apakah talaq berupa sindiran sudah menjadi jatuh talaq 1 ?

10. Apakah dibenarkan adanya pemetaan dakwah diberbagai daerah ?

(dan yang lainnya)

(9). Download bag. 9

Pembahasan

-> Bid’ah Haqiqiyah dan Bid’ah Idhofiyah

-> Hubungan Bid’ah Dengan Hadits Yang Tidak Shahih

Tanya Jawab:

  1. Bagaimana dengan Sholawatan yang biasanya dilakukan ibu-ibu.
  2. Bagaimana jika ada orang yang sholat sebagiannya sesuai dengan sunnah dan sebagiannya tidak sesuai dengan sunnah ? bagaimana pula jika ada orang yang berhujjah dengan kaidah ”Bahwa yang dianggap adalah keumuman lafazh bukan kekhususan sebab”dalam menafsirkan hadits ”man sanna fil islami sunnatan hasanatan….dst” ??
  3. Bagaimana cara pendekatan yang baik kepada tetangga kita yang masih melakukan acara-acara bid’ah ?
  4. Dakwah ahlussunnah atau salafy senantiasa mendakwahkan agar ummat menjauhi syirik dan bid’ah sehingga timbul tuduhan bahwa dakwah salafiyah adalah suka membid’ahkan dan mengkafirkan mayoritas kaum muslimin. Bagaimana ini ustadz ??
  5. Ada yang membuka majelis dengan surat al-fatihah, bagaimana hal ini ?

(dan yang lainnya)

(10). Download bag. 10

Pembahasan

->Hubungan Bid’ah Dengan Hadits Yang Tidak Shahih (2)

-> Hubungan Bid’ah dengan Taqlid

Tanya Jawab:

  1. Apakah membaca Doa Khatamul Quran sunnah ?
  2. Bagaimanakah hukum taqlid ?
  3. Apakah amalan-amalan yang sunnah dalam bulan Rajab ?
  4. Bagaimanakah hukumnya baiat ?

(dan lain-lain)

(11). Download bag. 11

Pembahasan

-> Hubungan Bid’ah dengan Taqlid (2)

Tanya Jawab

  1. Bagaimana jika orang yang bertahun-tahun tidak sholat lalu bertaubat, apakah dia harus mengganti sholat bertahun-tahun tersebut ?
  2. Apakah Fadillah surat Yasin karena sering sekali banyak digunakan dalam acara-acara dimasyarakat ?
  3. Apakah ada sunnahnya mengawali suatu kegiatan dengan membaca al-Fatihah ?
  4. Bagaimanakah caranya menghilangkan fenomena Taqlid yang ada di masyarakat?
  5. Bagaimanakah hukum qiyamul lail berjamaah setiap minggu dalam rangka tarbiyah ?
  6. Apakah dengan bekerja di televisi swasta saya berdosa ?
  7. Apakah dzikir yang dilafadzkan ketika selesai sholat malam ? (dan lainnya)

(12). Download bag. 12

Pembahasan

-> Hubungan Bid’ah dengan Qiyas

-> Perbedaan dalam sebagian bid’ah

Tanya Jawab

  1. Bagaimana hukumnya memperbagus makam ?
  2. Bagaimanakah jika ada imam yang musbil ?
  3. Adakah sholat qobliyah jumat ? (dan lain-lainnya)
  4. Apakah hadits-hadits dhoif itu bisa dijadikan dalil dalam beramal ?
  5. Bagaimana jika kita mengikrarkan nadzar tetapi tidak berniat untuk nadzar ?
  6. Bagaimana berdakwah yang hikmah kepada masyarakat yang menutup diri dari permasalahan bid’ah ?
  7. Bagaimanakah kedudukan anak yang cacat dihadapan Allah ?

(13). Download bag. 13

Pembahasan

-> Perbedaan dalam sebagian bid’ah 2

(14). Download bag. 14

Pembahasan:

-> Antara berbuat bid’ah dan Ijtihad

-> Antara Bid’ah dan Ahli Bid’ah

-> Antara Adat dan Ibadah

Tanya Jawab:

  1. Bagaimanakah hukumnya menggunakan celana panjang apakah tasyabbuh ?
  2. Bagaimankah hukum boikot produk-produk orang kafir ?
  3. Bagaimana hukumnya mengikuti Yasinan ?
  4. Bagaimana jika ibu telah bersumpah tidak akan meridhoi anaknya dan suaminya sampai dia mau mengikuti keyakinan agama ibu yang hanya berdasarkan kejawen dan primbon belaka ?
  5. Mengapa kata-kata bid’ah tidak pernah disampaikan di pengajian kampung-kampung saya ?
  6. Bolehkan jika kita ditanya bermadzhab apa, kita menjawab bermadzhab Rasulullah, sahabat, dan tabi’in ?
  7. Bagaimanakah hukumnya mabit dan sholat malam berjamaah ? (dan lainnya)

(15). Download bag. 15

Pembahasan:

-> Antara Bid’ah dan Larangan

-> Antara Bid’ah dan Al-Mashlahah Al-Murshalah

Tanya Jawab:

  1. Manakah yang lebih penting, mempersatukan ummat atau memperingatkan ummat dari bid’ah ?
  2. Apa yang bisa dilakukan jika ada sanak atau saudara yang meninggal tanpa melakukan bid’ah ?
  3. Bagaimana jika shof wanita dalam masjid disebelah kanan atau sejajar dengan laki-laki ?
  4. Jadi apakah orang yang bersalaman setelah salam dalam sholat, sholawatan, tahlilan lebih buruk daripada pezina ?
  5. Manakah yang lebih bahaya, antara ahlul bid’ah dengan orang-orang kafir ?
  6. Bagaimanakah menjelaskan hadits “man tsanna sunnatan….” dan bagaimanakah jika kami bertaqlid dengan Alwi al-Maliki ?
  7. Manakah yang lebih utama, antara sholat tarawih di mushola dekat rumah (23 rakaat) tetapi tidak tuma’ninah dengan sholat dimasjid yang lebih sesuai sunnah tetapi agak jauh dari rumah ?
  8. Ada teman yang mengatakan bahwa darah orang kafir halal dan boleh juga diambil barangnya tanpa hak. Bagaimanakah hal ini ?
  9. Bagaimanakah mengutip ucapan syaikh Dr. Qordhowi ? (dan lainnya)

(16). Download bag. 16

Pembahasan:

-> Kaitan antara Sarana dan Tujuan

-> Antara Kulit dan Isi

-> Antara Mayoritas dan Minoritas

Tanya Jawab:

  1. Bagaimanakah hukumnya kita mengikuti imam dalam berqunut shubuh ?
  2. Apakah bid’ah berdzikir dengan tasbih ?
  3. Bagaimanakah menyikapi adanya ikhtilaf berkenaan jumlah rakaat sholat tarawih (11 atau 23 rakaat) dalam masyarakat ?
  4. Apakah benar bahwa bid’ah dibagi empat ?
  5. Bagaimana jika kita membagikan zakat langsung kepada objeknya tanpa masuk baitul maal ?
  6. Bagaimanakah adab sujud tilawah ?
  7. Manakah yang lebih afdhol antara sholat tahajud dengan sholat tarawih di bulan Ramadhan ?
  8. Bagaimana jika seseorang itu memberikan sebuah kajian (taklim) hanya dengan kitab terjemahan saja ?
  9. Ada yang mengatakan bahwa ritual-ritual tahlilan adalah merupakan ajaran wali songo yang ingin mengganti ritual-ritual animisme dan dinamisme dengan yang lebih Islami. Bagaimana hal ini ? (dan lainnya)

(17). Download bag. 17

Pembahasan:

-> Jalan-Jalan Ahli Bid’ah

-> Berdebat dengan Ahli Bid’ah

-> Jalan keluar (Solusi) dari Bid’ah

Tanya Jawab:

  1. Nasehat kepada kaum muslimin yang masih suka membaca buku-buku Dr. Yusuf Qordhowi.
  2. Apakah termasuk riya’ jika kita menunjukkan amalan baik kepada anak kita dengan tujuan agar mereka menirunya ?
  3. Bagaimana jika shilaturahmi dengan saudara yang syiah ?
  4. Apakah semua amalan yang tidak ada di al-Quran dan sunnah adalah bid’ah ? Dan siapakah yang berhak menilai suatu perbuatan itu bid’ah ? (dan lain-lain)

Sumber : http://www.radiorodja.com/

[Disalin via : http://maramissetiawan.wordpress.com/%5D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: