Berbakti Kepada Orang Tua (bag. 3) “Keutamaan Berbakti Kepada Orangtua”

Berbakti Kepada Orang Tua (bag. 3) “Keutamaan Berbakti Kepada Orangtua”

tangga langit

Apakah perintah berdo’a kepada kedua orangtua dengan doa ini khusus bagi kedua orangtua yang muslim ataukah juga mencakup kedua orangtua yang kafir??

Ada dua pendapat dalam permasalahan ini dikalangan para ahli tafsir.

Pendapat pertama, bahwasanya perintah ini hanyalah khusus untuk kedua orang tua yang beragama Islam adapun jika kedua orangtua kafir maka ayat ini telah dimansukh dengan firman Allah

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَنْ يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوا أُولِي قُرْبَى مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasannya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam. (QS. At Taubah [9]:113) Continue reading

Download Audio: Bedah Buku “Sinetron Mistik dalam Kedok Agama”

Download Audio: Bedah Buku “Sinetron Mistik dalam Kedok Agama”

buku saku-nya

Televisi ibarat permen manis beracun yang disuguhkan kepada generasi bangsa dan mereka pelan-pelan tapi pasti tenggelam ke liang kubur dan mabuk dengan tayangan televisi bahkan televisi telah menjadi berhala baru bagi mereka, kalau kita bertanya kepada orang-orang awam, berapa lama waktu yang anda habiskan untuk menghadap Allah l dengan waktu menghadap televisi, maka dengan pasti bahwa waktu menghadap layar televisi lebih banyak daripada menghadap Allah.

Bahkan televisi telah mewarnai gaya hidup setiap orang dari mulai anak-anak hingga kaum dewasa, terutama acara yang paling laris yaitu Sinetron Mistik Berkedok Agama, dan umat Islam harus sadar bahwa mayotiras tayangan televisi tidak berbobot bahkan merusak aqidah dan moral.

Berikut adalah ceramah bedah buku “Sinetron Mistik Berkedok Agama” yang dibedah oleh penulis sendiri, Ust. Zainal Abidin, Lc.

Secara garis besar ceramah ini menjelaskan bagaimana sisi negatif televisi secara umum dengan fakta-fakta yang ada dan secara khusus sinetron-sinetron yang berkedok agama jika dipandang  dengan kacamata al-Quran dan as-Sunnah.

Link Download

Sumber : http://maramissetiawan.wordpress.com/

EBook : Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram

Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram

Dengan senang hati kami sajikan sekelumit kisah salafush sholeh (generasi awal Islam) dalam wara. Agar menjadi pemicu dalam meneladani dan berjalan di atas jalan mereka di zaman sekarang ini, zaman yang penuh godaan dan kemungkaran; buah kerancuan dan hawa nafsu. Kini pemahaman menjadi terbalik. Mereka yang wara, menjauhi perkara haram dan samar-samar dianggap lugu, tidak tahu kebaikan diri, tidak sempurna akalnya serta gelaran lain yang kita dengar dari waktu ke waktu dari mereka yang hatinya telah diresapi oleh cinta dunia dan mengendus-endus dibalik kelezatannya.

1.
Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram.pdfSifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram [Size 541.2 KB]  Download Materi: Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram.pdf
2.
Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram.docSifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram
[ Size 2.7 MB]   Download Materi: Sifat Wara’ Mutiara Kisah Salaf Dalam Berinteraksi Dengan Pekara Syubhat Dan Haram.doc

 

Ceramah : Biografi Imam Bukhari Rohimahullah bersama Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Ceramah : Biografi Imam Bukhari Rohimahullah bersama Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Siapa yang tidak kenal Imam Bukhari Rohimahullah, salah satu imam ahli Hadist Nabi Shallallaahu alaihi wa sallam, Beliau dilahirkan pada bulan syawal tahun 194 H di negeri bukhara, yang sekarang di kenal sebagai bagian dari negeri soviet. Beliau adalah seorang yang sangat alim di bidang hadits. Beliau menyusun sebuah kitab yang kesahihannya telah disepakati oleh umat islam dari jaman dahulu hingga sekarang.

Imam bukhari pernah ditanya oleh seseorang:’ Bagaimana mulanya engkau berkecimpung dalam bidang hadits ini? Maka beliau mengatakan : saya diilhami untuk menghafal hadits ketika saya bersama dengan para penulis hadits. Berapa usiamu pada waktu itu? Dia menjawab 10 tahun, atau kurang. Saya lalu keluar dari kelompok para penulis itu dan selanjutnya saya selau menemani ad dakhili dan ulama lainnya. Ketika saya telah berkecimpung di bidang ini saya telah hafal ibnul mubarak dan waqi’. Saya lalu pergi ke Mekkah bersama ibu dan saudaraku , sesudah selesai berhaji , saudaraku lalu mengantarkan ibuku pulang, sedangkan saya memperdalam dan mematangkan diri dalam bidang hadits.

Untuk mengetahui lebih lengkap biografi Al Imam Bukhari Rohimahullah ta’ala , silakan simak kajian Ceramah berikut yang disampaikan oleh al Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Hafidzahullah ta’ala

Download

Biografi Imam Bukhari 1

Download

Biografi Imam Bukhari 2

Sumber : http://www.kajian.net/


IMAM AL BUKHARI Pemimpin Ahli Hadits dari Bukhara

IMAM AL BUKHARI Pemimpin Ahli Hadits dari Bukhara

Oleh Ustadzah Hanien Az-Zarqaa’ (Pengajar Ponpes Imam Bukhari)

Para ulama hadits, adalah tokoh-tokoh agama yang menempati posisi khusus dalam umat ini. Kedudukan mereka di mata umat begitu mulia dan agung, mengingat jasa dan peranan mereka yang begitu besar dalam menjaga kemurnian syariat Islam. Inilah keistimewaan ulama hadits dibandingkan ulama dari disiplin ilmu lainnya. Merekalah para pembawa panji sunnah Nabi, yang merupakan sumber ilmu kedua setelah Alquran. Sunnah Rasulullah merupakan muara yang padanya setiap cabang ilmu agama akan kembali. Tidak ada satu ulama pun dari berbagai disiplin ilmu agama, yang tidak membutuhkan penjelasan mereka tentang sunnah Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam. Continue reading

Imam Bukhari rahimahullah

Imam Bukhari rahimahullah ( Majalah Al Fatawa )


Nasab dan Kelahiran Beliau
beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Ja’fi Al Bukhari -rahimahullah- . Lahir pada bulan Syawwal tahun 194 H.

Guru-guru Beliau
Beliau banyak melakukan perjalanan dalam mencari hadits (ilmu) ke seluruh penjuru dunia. Beliau belajar hadits di Khurasan, Al Jibal, Iraq, Hijaz, Syam, Mesir dan lainnya. Diantara guru-gurunya adalah : Makki bin Ibrahim, Abdan bin Utsaman Al Muruzi, Abu ‘Ashim Asy Syaibani, Muhammad bin Abdulloh Al Anshori, Muhammad bin Yusuf, Abu Walid Ath Thayalisi, ABdulloh bin Maslamah Al Qa’nabi, Abu Bakar Al Humaidi, Abdullah bin Yusuf, Abul Yaman,Ismail bin abu uwais, Muhammad bin Katsir, Khalid Al Mukhalid, Ali Ibnu Al Madini, Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Ma’in dan masih banyak lagi -rahimakumullah. Beliau sering pergi ke baghdad dan mengajarkan hadits disana. Continue reading

%d bloggers like this: