Pengabdian Istri Seorang Pencari Kayu Bakar

Pengabdian Istri Seorang Pencari Kayu Bakar

Renungkanlah wahai Istriku, saudariku, wanita muslimah…
semoga Allah menjagamu.

“Kisah seorang wanita, istri seorang pencari kayu bakar…”

Ia bercerita:

“Jika suamiku kerja mencari kayu ke gunung
aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui
dalam mencari rezki,
dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung
hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar.

Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin
agar ia dapat meminumnya jika ia datang.

Aku menata dan merapikan rumah
dan aku persiapkan hidangan makan untuknya.
Kemudian aku berdiri menantinya
dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus.

Ketika ia masuk ke dalam rumah,
aku menyambutnya sebagaimana pengantin
menyambut kekasihnya yang dicintai,
dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya…

Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya
dan jika ia menginginkan diriku
aku pun berada di antara kedua tangannya
seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.”

Sumber :  dinukil dari kisah yang dikutip dalam tulisan “Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema” Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al Farih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: