[Download Audio] 11 Tipe Suami, Syarah Hadits Ummu Zar’in [Anda termasuk yang mana?]

[Download Audio] 11 Tipe Suami, Syarah Hadits Ummu Zar’in [Anda termasuk yang mana?]

Tema           : Syarah hadits ummu Zar’in mengenai tipe- tipe  suami
Pemateri   : Ustadz Firanda Andirja
Tempat      : Masjid Al Barkah

Berikut ini kami salin tulisan dari blog abu luqman yang membahas tema yang sama. Kemudian Anda dapat mendownload kajian ini pada link yang kami berikan diakhir tulisan… ^_^

Hadits yang cukup panjang yang terdapat di HR. Al-Bukhari (no. 5189) di dalam kitab an-Nikaah dan HR. Muslim (no. 2448) ini berisi tentang sebelas wanita yang menceritakan tentang kondisi suaminya masing-masing, yang didalamnya banyak terkandung pelajaran. Hadits Ummu Zar’ ini dimasukkan ke dalam kategori: “Pergaulilah mereka dengan cara yang ma’ruf.” Untuk selanjutnya karena panjangnya hadits ini, maka kami akan memisahkan tiap bagiannya, kemudian membahasnya satu-persatu dan disertai Ibroh (pelajaran yang dapat dipetik) diakhir pembahasan. InsyaaAllah akan mempermudah bagi pembaca KIC. Continue reading

Syaikh Bin Baz rahimahullah dan Seorang Pencuri

Syaikh Bin Baz rahimahullah dan Seorang Pencuri

Salah seorang murid Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- menceritakan kisah ini kepada-ku (penulis kisah ini-pen).

Dia berkata : Pada salah satu kajian Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah di Masjidil Haram, salah seorang murid beliau bertanya tentang sebuah masalah yang didalamnya ada syubhat, serta pendapat dari Syaikh Bin Baz rahimahullah tentang masalah tersebut.

Maka Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjawab pertanyaan penanya serta memuji Syaikh Bin Baz rahimahullah. Ditengah-tengah mendengar kajian, tiba-tiba ada seorang laki-laki dengan jarak kira-kira 30 orang dari arah sampingku kedua matanya mengalirkan air mata dengan deras, dan suara tangisannya pun keras hingga para murid lainya pun mengetahuinya. Continue reading

Panduan Sujud sahwi hukum dan sebab adanya sujud sahwi

Panduan Sujud sahwi  hukum dan sebab adanya sujud sahwi

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Saat ini kita akan membahas pembahasan menarik mengenai sujud sahwi, sujud karena lupa. Kami akan sajikan dengan sederhana supaya lebih memahamkan pembaca sekalian. Panduan sujud sahwi ini akan kami bagi menjadi beberapa seri tulisan. Semoga bermanfaat.

Definisi Sujud Sahwi

Sahwi secara bahasa bermakna lupa atau lalai.[1] Sujud sahwi secara istilah adalah sujud yang dilakukan di akhir shalat atau setelah shalat untuk menutupi cacat dalam shalat karena meninggalkan sesuatu yang diperintahkan atau mengerjakan sesuatu yang dilarang dengan tidak sengaja.[2]

Pensyariatan Sujud Sahwi

Para ulama madzhab sepakat mengenai disyariatkannya sujud sahwi. Di antara dalil yang menunjukkan pensyariatannya adalah hadits-hadits berikut ini. Hadits-hadits ini pun nantinya akan dijadikan landasan dalam pembahasan sujud sahwi selanjutnya. Continue reading

Ringkasan Hukum Sujud Sahwi

RINGKASAN HUKUM SUJUD SAHWI

sujud

Ringkasan Hukum Sujud Sahwi dari penjelasan Syaikh Al-‘Utsaimin –rahimahullah-.

Permasalahan Kondisi Tempat sujud sahwi
1 Salam sebelum berakhirnya sholat : Jika ia mengucapkan salam padahal sholatnya belum selesai dalam keadaan lupa
  • Jika dia baru ingat setelah selang waktu yang lama maka mengulangi sholat dari awal.
  • Jika dia ingat setelah selang waktu yang pendek maka tinggal menyempurnakan sholatnya yang kurang kemudian mengucapkan salam
Setelah salam
2 Tambahan dalam sholat : Jika ia menambah dalam sholatnya baik menambah berdirinya, atau duduknya, atau ruku’nya, ataupun sujudnya
  • Jika ia baru ingat setelah selesai dari melakukan tambahan tersebut maka tinggal sujud sahwi saja
  • Jika dia ingat tatkala sedang akan menambah maka dia harus kembali
Setelah salam
3 Meninggalkan rukun sholat : Jika ia meninggalkan salah satu rukun sholat (selain takbirotur ihroom, karena jika yang ditinggal takbirotul ihrom maka sholatnya harus diulang).
  • Jika telah sampai pada tempat rukun yang ia tinggalkan pada rakaat selanjutnya maka rakaat yang lalu tidak dianggap, dan rakaat yang selanjutnya inilah yang menduduki posisi rakaat yang lalu
  • Kalau ia belum sampai pada tempat rukun yang ia tinggalkan pada rakaat selanjutnya maka ia harus kembali ke tempat rukun yang ia tinggalkan lalu mengerjakan rukun tersebut dan melanjutkan sholatnya
Setelah salam
4 Ragu dalam sholat : Jika ia ragu dalam sholat apakah sudah sholat dua rakaat atau tiga rakaat?, maka ada dua kemungkinan :
  • Jika ia lebih condong pada salah satu dari dua kondisi tersebut maka ia amalkan, kemudian ia sempurnakan sholatnya dan salam
  • Jika bimbang dan tidak condong pada salah satu kondisi, maka ia amalkan yang ia yakini (pasti) yaitu jumlah rakaat yang paling kecil (dalam hal ini anggap saja ia baru sholat 2 rakaat)
  • setelah salam
  • sebelum salam
5 Jika ia meninggalkan salah satu kewajiban sholat (diantarannya misalanya adalah meninggalkan tasyahhud awal atau lupa membaca subhaana Robbiyal ‘Adziim tatkala ruku’)
  • Ia baru ingat setelah berpindah ke gerakan (rukun) selanjutnya (dalam hal meninggalkan tasyahhud awal maka ia telah tegak berdiri (ke rakaat ketiga), maka ia lanjutkan sholatnya dan tidak kembali duduk untuk tasyahhud
  • Jika ia ingat tatkala hendak bangun (namun belum sampai tegak berdiri) maka ia kembali duduk untuk tasyahhud
  • Jika ia ingat sebelum bangkit (sebelum kedua pahanya diangkat) maka ia tasyahhud dan tidak perlu sujud sahwi karenapada dasarnya belum ada tambahan atau kekurangan
sebelum salam 

 

Catatan : Continue reading

Ebook : Syarah Shahih Muslim karya Imam Nawawi Dan Sunan At-Tirmidzi

Ebook : Syarah Shahih Muslim karya Imam Nawawi Dan Sunan At- Tirmidzi

( DOWNLOAD)

(51,1 MB)

Free Download E-Book Sunan At- Tirmidzy





For download, please click this link

Kajian Video : Bahaya Hadith Dhoif Dan Maudhu dan download Audio: ”Bahaya Hadits Hadits Dha’if & Maudhu” (Al-Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat) PENTING!!

Kajian Video : Bahaya Hadits Dha’if  Dan Maudhu ( Silaturrohim bersama Du’at dan Majelis Ulama Indonesia Jakarta Utara ) dan

download Audio: ”Bahaya Hadits Hadits Dha’if & Maudhu” (Al-Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat) => Penting untuk diketahui!

Hadits lemah (dha’if) dan palsu (maudhu’) bertebaran di sekeliling kita. Dalam ruang kuliah, mimbar pengajian, bahkan dalam kitab-kitab, termasuk kitab tafsir dan syarah hadits. Mungkin kita akan kaget bahwa beberapa diantaranya adalah hadits-hadits yang sangat ‘akrab’ dengan kita.

Seorang zindiq diketemukan telah memalsu lebih dari 4.000 hadits. Bahkan dari tiga orang pemalsu bisa dipastikan telah keluar puluhan ribu hadits palsu. Masya Allah! Pemalsuan hadits-hadits ini bermacam-macam tendensinya. Ada yang bertendensi politis, fanatisme golongan, membela mazhab, dan bahkan ada yang mendekatkan diri kepada Allah seperti yang diakui sekelompok firqah. Selain itu, ada pula karena kesalahan tak sengaja atau kelemahan dalam mendeteksi hadits yang memang bukan bidang yang dikuasainya. Hal ini terjadi, misalnya, pada sebagian kaum sufi.

Berikut adalah rekaman yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat dengan pembahasan ”Bahaya Hadist-hadist Dha’if dan Maudhu” Continue reading

Kajian Video : Dauroh Islam Ilmiyyah ” BERSATU DIATAS SUNNAH ” ( BATAM)

Kajian Video : Dauroh Islam Ilmiyyah ” BERSATU DIATAS SUNNAH “

Sesungguhnya Allah telah memerintahkan dalam kitab-Nya untuk berpegang teguh dengan agama dan tali Allah, serta bersatu di atasnya, sebagaimana firman-Nya :

“Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali agama Allah dan janganlah bercerai berai”(QS. Ali imron : 103).

Maka hendaklah kita amati apa yang terkandung di dalam ayat ini, bahwasannya Allah -subhanahu wa ta’ala- telah memerintahkan untuk berpegang teguh dengan tali agama-Nya dan melarang perpecahan. Semua ini mengisyaratkan bahwa berpegang teguh dengan agama Allah tidak mendatangkan perpecahan, dan perpecahan sendiri bukanlah bagian dari berpegang teguh dengan agama Allah. Continue reading

%d bloggers like this: