Laksana Bulan dan Bintang

Laksana Bulan dan Bintang

Diantara hikmah ilahi, Allah -Subhanahu wa Ta’la- menciptakan kegelapan sebagai waktu untuk beristirahat bagi makhluk hidup dan untuk mendinginkan suhu udara bagi tubuh makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan. Allah tidak membiarkan malam gelap dan kelam tanpa ada cahaya sedikitpun, sehingga makhluk hidup tidak dapat bergerak dan beraktifitas. Itu merupakan konsekuensi hikmah Allah-Azza Wa Jalla-; Dia menerangi malam dengan sedikit cahaya. Berhubung makhluk hidup kadangkala butuh bergerak, berjalan dan melakukan pekerjaan pada malam hari yang tidak dapat dilakukan pada siang hari, karena sempitnya waktu siang, ataukah karena panasnya yang sangat, ataukah karena takut keluar pada siang hari sebagaimana halnya kebanyakan hewan-hewan. Lantaran itu, Allah -Subhanahu wa Ta’la- mengerahkan tentara-tentara cahaya untuk membantu makhluk hidup di kegelapan malam. Allah menyediakan bulan dan bintang pada malam hari, sehingga makhluk hidup dapat melakukan banyak pekerjaan, misalnya bersafar, bercocok tanam atau pekerjaan lainnya yang biasa dilakukan oleh para petani. Continue reading

Shalat Khusyu’ Menurut Tuntunan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam

Shalat Khusyu’ Menurut Tuntunan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam

Oleh : Faishal Abdurrahman, Lc

Sesungguhnya Ibadah Shalat merupakan sebaik-baiknya amal, ia mempunyai kedudukan yang mulia di sisi Allah Subhânahu wa Ta’âla, ibadah inilah yang

membedakan antara orang mukmin dan kafir. Ia merupakan ibadah yang mampu

melebur dosa seseorang. Ketika seorang mukmin mengetahui betapa pentingnya  shalat dan begitu mulianya kedudukannya di sisi Allah Subhânahu

wa Ta’âla, maka tentu sebagai seorang muslim kita harus melaksanakannya

sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh aturan

Syariat kita, yaitu Islam. Continue reading

%d bloggers like this: