HADITS HUDZAIFAH RADHIYALLAHU TA’ALA ‘ANHU

HADITS HUDZAIFAH RADHIYALLAHU TA’ALA ‘ANHU 

Oleh : Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali Hafidzahullah


 

Nash Hadits.

“Artinya : Dari Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu Ta’ala Anhu berkata : Manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku. Maka aku bertanya ; Wahai Rasulullah, sebelumnya kita berada di zaman Jahiliyah dan keburukan, kemudian Allah mendatangkan kebaikan ini. Apakah setelah ini ada keburukan ? Beliau bersabda : ‘Ada’. Aku bertanya : Apakah setelah keburukan itu akan datang kebaikan ?. Beliau bersabda : Ya, akan tetapi didalamnya ada dakhanun. Aku bertanya : Apakah dakhanun itu ?. Beliau menjawab : Suatu kaum yang mensunnahkan selain sunnahku dan memberi petunjuk dengan selain petunjukku. Jika engkau menemui mereka maka ingkarilah. Aku bertanya : Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan ?. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Ya, da’i – da’i yang mengajak ke pintu Jahannam. Barangsiapa yang mengijabahinya, maka akan dilemparkan ke dalamnya. Aku bertanya : Wahai Rasulullah, berikan ciri-ciri mereka kepadaku. Beliau bersabda : Mereka mempunyai kulit seperti kita dan berbahasa dengan bahasa kita. Aku bertanya : Apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku menemuinya ?. Beliau bersabda : Berpegang teguhlah pada Jama’ah Muslimin dan imamnya. Aku bertanya : Bagaimana jika tidak ada jama’ah maupun imamnya ? Beliau bersabda : Hindarilah semua firqah itu, walaupun dengan menggigit pokok pohon hingga maut menjemputmu sedangkan engkau dalam keadaan seperti itu”. [Riwayat Bukhari VI615-616, XIII/35. Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no. 3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10. Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399]. Continue reading

Syukurnya Seorang Buta

Syukurnya Seorang Buta 

Rasulullah menceritakan suatu kisah kepada para sahabatnya. Kisah yang penuh dengan hikmah yang dapat kita ambil ini, dicatat dengan baik oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim di dalam kitab shahih mereka (Bukhori no. 3464 dan Muslim no. 2964) yang monumental. Diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwa Nabi pernah bercerita, 

“Dahulu ada tiga orang Bani Israil yang masing-masing menderita

suatu penyakit. Orang pertama diserang penyakit kudis sekujur tubuhnya,

orang kedia tidak memiliki sehelai rambut pun di kepalanya (botak) dan orang ketiga menderita cacat pada matanya sehingga tidak bisa melihat (buta).

Alloh ingin menguji mereka dengan mengutus seorang malaikat-Nya.Malaikatpun mendatangi orang pertama seraya bertanya, “Apayang paling anda inginkan?” Jawabnya, “Warna dankulit yang indah serta hilangnya seluruh cacat di tubuhku yang membuatmanusia menjauhiku.” Malaikat lalu mengusapnya sehingga cacatdi kulitnya hilang dan berganti warna kulit yang indah. Malaikat lalubertanya lagi, “Binatang (ternak) apa yang paling anda inginkan?” Continue reading

%d bloggers like this: